650X130

Rabu, 17 Agustus 2011 - 00:00:19 WIB

Subhanallah, Kredit Motor Dora Dilunasi
Kategori: Serba - Serbi - Dibaca: 377 kali

650X130 Dora saat didampingi dosennya dan Dompet Dhuafa Singgalang saat menerima BPKB motor dari FIF Padang.

Padang, KlikSumbar

Masih ingat cerita haru pasien penyakit berkeringat darah di kepala, Dora Indriati Murni? Dia melakoni sebagai tukang ojek dan motor yang dijadikan ojek pun didapatnya dari kredit ke FIF. Namun sejak ia menjalani perawatan maraton karena sakit langka keringat darah, cicilan motor nya menunggak banyak.

Subhanallah, berkah bulan Ramadhan pun datang pada Dora mahasiswi FH Bung Hatta itu. Dompet Dhuafa Singgalang (DDS) yang memfasilitasi. Semua tunggakan dan sisa kredit motor itu di FIF dilunasi dari donasi yang dikumpulkan dosennya, Senin (15/08). "Ya semua tunggakan kredit motor Dora sudah dilunasi sebesar Rp11,5 juta," ujar Branch Manager Dompet Dhuafa Singgalang, Musfi Yendra, Selasa (16/8).

Saat pelunasan, Dora datang ke FIF Padang bersama dosennya Yansalzisatry dan Musfi Yendra. "Kedatangan kami diterima baik oleh Operational Head FIF Cabang Padang, Ellya Desvarini. Setelah pelunasan maka pihak FIF menyerahkan surat-surat kepemilikan motor, termasuk BPKB," sebut Musfi.

Dosen Univeritas Bung Hatta, Yansalzisatry menyebutkan, dana pelunasan motor Dora diambil dari donasi yang diamanahkan pengumpulan melalui dirinya, terutama berasal dari para alumni Universitas Bung Hatta. "Setelah dikeluarkan untuk angsuran dan pelunasan motor Dora, hingga kini donasi yang diamanahkan melalui saya masih bersisa sebesar Rp70.966.000," ujar Yansalzisatry.

Dosen ini berharap, dengan membantu pelunasan kredit motor tersebut, setidaknya dapat mengurangi beban pikiran Dora dan akan mempermudah proses kesembuhannya.

Musfi Yendra mengatakan, lembaga DDS hingga kini masih tetap mendampingi proses pengobatan Dora. "Sejak awal proses pengobatan Dora di RSUP M. Djamil, Padang hingga RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, lembaganya tetap mendampingi pengobatan Dora," ujar Musfi.

Bahkan, kata Musfi, sampai sekarang pemeriksaan rutin Dora selama di Padang menjelang pengobatan lanjutannya di RSCM masih tetap didamping DDS. Untuk pengobatan Dora, DDS diamanahkan publik untuk mengelola dana sejumlah Rp320 juta. "Kini kami masih mencari rumah yang nyaman untuk tempat tinggal Dora dan keluarganya," ujarnya.

Rumah yang mau dibeli, kata Musfi, berdasarkan saran tim medis adalah tempat tinggal yang sehat dan nyaman, agar bisa membantu proses kesembuhan Dora.

DDS tidak saja mendampingi Dora dari sisi pengobatan, tetapi juga membuatkan program kemandirian ekonomi untuk pasien mengidap penyakit langka tersebut. Program ini masih dalam bentuk proposal yang ditawarkan kepada pihak yang peduli akan derita dan nasib Dora. "Sudah ada yang mau bantu dan itu masih kita tunggu, yaitu bantuan dari Yayasan Bakrie untuk Negeri," sebut Musfi.

. ( ADT/ )

Share |


Fauzi Bahar Gagas Koperasi Mesjid di Padang(385)
Fraksi Demokrat Tolak LPj APBD Padang 2010(226)
DPRD Sumbar Buka Puasa Bersama Gubernur(343)
Gubernur Sampaikan Ucapan Selamat Nagari Simarasok(400)
Delegasi Simarasok Ikuti Sidang Paripurna DPD-DPR(283)


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

iklan
^ Kembali ke Atas