Senin, 06 Februari 2012 - 21:45:30 WIB

Gagal Bertanam Cabe, Sukses Bertanam Bunga Krisan
Kategori: Ekonomi - Bisnis - Dibaca: 386 kali

Gubernur Irwan Prayitno memetik bunga krisan

Solok, KlikSumbar

Keberhasilan Kelompok Tani Tunas Muda Nagari Aia Batumbuak Kecamatan Gunuang Talang Kabupaten Solok membudidayakan bunga krisan, mendapat apresiasi dari Gubernur Sumbar Prof. Dr. Irwan Prayitno.

Dalam suasana non formal, gubernur berkunjung langsung ke lokasi kelompok tani yang telah berhasil mengembangkan budidaya bunga krisan (Chrysanthenum x grandiflorum), Minggu (5/2).

Budidaya bunga krisan sangat rumit dan bisa dikatakan harus menggunakan teknik budidaya yang cukup tinggi. Namun ternyata kelompok Tani Tunas Muda berhasil mengatasi masalah itu, mereka berhasil mengembangkan bunga krisan yang bernilai ekonomis cukup tinggi tersebut secara baik.

Di kebun kelompok tani ini, terlihat bunga-bunga krisan tumbuh subur dan teratur rapi dalam sejumlah rumah kaca. Saat ini bunga krisan tinggal menunggu saat dipanen.

Kepada Gubernur Irwan Prayitno yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Sumbar Ir. Djoni, ketua Kelompok Tani Tunas Muda Bujang A. mengatakan, bahwa pihaknya telah berkali-kali mengalami kegagalan dalam mengembangkan komoditas pertanian seperti lobak, bawang dan cabe. Namun mereka tidak putus asa dan bertekad berhasil dalam usaha bunga krisan. Tekad itu lalu mereka buktikan.

Belajar dari kegagalan masa lalu, usaha kali ini mereka lakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh perhitungan. Agar paham seluk beluk-beluk bunga krisan, kelompok tani ini mengutus anggotanya untuk studi banding ke Bandung. Tak hanya itu, lalu didatangkan dua orang tenaga teknis dari Lembang untuk mendampingi kelompok, khusus untuk budidaya bunga krisan. Mereka adalah Yan dan Jeni, yang digaji secara swadaya oleh kelompok.

Menurut Walinagari Aia Batumbuak Yuneldi Mandaro Mudo dan PPL setempat Hafes Rinaldo, SP., saat ini Kelompok Tani Tunas Muda telah berhasil mengembangkan 30.000 batang bunga krisan, dan diperkirakan awal bulan Maret telah bisa dipanen 12.000 kuntum bunga per minggu. Di pasaran harga bunga ini per kuntum sekitar Rp1.500.

Pemasaran bunga krisan di Kota Padang masih cukup terbuka. Namun untuk pengembangan selanjutnya, kelompok akan mencoba melirik daerah lain seperti Riau, Batan dan Jambi bahkan peluang ekspor ke Malaysia dan Singapura.

Bunga krisan memang merupakan bunga hias/potong yang cukup terkenal di Asia maupun di sejumlah negara Eropa. Bentuknya yang cantik dan warna-warninya yang cerah membuat bunga ini banyak digunakan sebagai ungkapan tanda ucapan selamat dan kebahagiaan. Dalam jambangan, bunga krisan bisa bertahan dua minggu sampai 1 bulan. Bunga krisan warna putih dan kuning juga sering digunakan sebagai teh (crysan tea) yang berkhasiat untuk mengatasi penyakit tenggorokan, demam dan flu.

. ( Relis/ )

Share |


HIPMI Kota Padang Buka Pendaftaran Anggota(835)
Longsor Kecil Terjadi di Silaing Lembah Anai (646)
BNPB Bantu Peralatan Penanggulangan Bencana(475)
Divonis 4 Tahun, AKBP Maulida Gustina Masih Terima Gaji(562)
Gubernur Irwan Harapkan BPPD Promosikan Pariwisata Sumbar(292)


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

iklan
^ Kembali ke Atas