klik Ragam

Kepala Satpol PP Padang: Semua Siswa Senang selama belajar Tatap Muka 

PADANG - Sistem belajar tatap muka di Kota Padang, Sumatera Barat, sudah berjalan selama tiga hari semenjak senin 4 Januari 2021 kemaren. Selama pantauan yang dilakukan Satpol PP Kota Padang ke sekolah-sekolah dinilai sudah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Rabu (6/1/2021).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, Alfiadi, saat meninjau langsung pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah di Kota Padang mengatakan terlihat siswa sangat senang mengikuti belajar secara langsung.

“Mereka sangat bersemangat untuk menjawab pertanyaan kita, mereka kalau kita lihat sangat bahagia bisa kembali belajar di sekolah. Saat kita tanya lebih enak mana belajar daring atau disekolah. Mereka lebih bersemangat mengatakan belajar di sekolah dari pada di rumah” kata Alfiadi saat ditanya.

Alfiadi menjelaskan, peninjauan yang dilakukannya untuk memastikan bahwa seluruh sekolah yang ada di Kota Padang, benar-benar sudah menerapkan sistem belajar tatap muka sesuai persyaratan yang telah ditentukan selama masa pandemi. Terutama terkait dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Rata-rata semua sekolah yang ditinjau menurut Alfiadi sudah memenuhi persyaratan, terutama terkait protokol kesehatan. Mulai siswa masuk sekolah hingga pulang sudah sesuai dengan yang dianjurkan Pemko Padang.

Lanjutnya, sebelum masuk sekolah siswa sudah di wajib menggunakan masker dari rumah, Setelah itu mereka mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang sudah disiapkan sekolah di depan pintu gerbang.

“Selain itu para guru juga sudah mengingatkan siswanya, selama pandemi ini dalam sekolah maupun diluar sekolah siswa dilarang untuk berkerumunan, jika sudah pulang, mereka langsung disuruh pulang. Jumlah siswapun juga sudah dibatasi satu kelasnya,” tambah Alfiadi

Selain itu Alfiadi juga mengajak para orang tua siswa agar sama-sama melakukan pengawasan kepada anak-anaknya, baik di sekolah maupun di rumah. Terutama saat jam pulang sekolah, agar bisa dijemput langsung oleh para orang tua.

“Kita berharap tidak ada klaster baru dan kita berdoa semoga kita kembali ke zona hijau, kita juga sudah ingatkan kepada murid, guru dan orang tua agar sama-sama menjaga ini semua. Jika ada siswa yang kedapatan melanggar prokes akan kita tindak sesuai Perda  nomor 6 Tahun 2020 dan Perwako 49 tahun 2020, Ingat anggota Satpol PP, kepolisian, pihak kelurahan dan tim Covid juga rutin melakukan pengawasan di lapangan.” tuturnya.(*)

Admin :
Ray